Bila malam sepi melamar kerinduan
Saat pahit manis di alam persekolahan
Menjelma tanpa ku undang
Terkadang, air mata bertamu
Ingin rasa aku kembali ke alam itu
Tapi, saat-saat itu hanya mampu ku imbas
Dan akan ku kenang hingga akhir hayat
Teman
Tak siapa tahu
Betapa sayangnya aku pada kalian
Kita di bawah satu rumpun
Menuju cita yang sama
Untuk mengecapi sebuah kejayaan
Kebahagiaan dunia dan ukhrawi
Antara 2 titik
Titik pertama adalah kita
Dalam menuju ke titik kedua
Bukan sekali jalan berduri
Hanya Tuhan yang pasti mengerti
Kematian bukannya noktah terakhir
Dia adalah puncak yang teragung
Tiada noktah dan tiada puncak lain yang dapat mengatasi-Nya
Mungkin esok, atau lusa, atau bila-bila
Aku ditakdirkan meninggalkan alam ini
Ku pohon jutaan maaf
Andainya kehadiran selama ini
Melukakan…
No comments:
Post a Comment